Mahasiswa Mamuju desak buruh kontrak dihapus

mahasiswa dalam kota mamuju, provinsi sulawesi barat menuntut pemerintah agar menghapus sistem buruh kontrak.

sistem buruh kontrak dan masih marak terjadi sangat berdampak pada juga mengeksploitasi buruh oleh karenanya pemerintah harus menghapuskannya karena bertentangan melalui kualitas keadilan pada negeri ini, tutur ketua pimpinan kota front perjuangan pemuda indonesia kabupaten mamuju, sabtu

ia menyampaikan,sistem buruh kontrak yang telah dinyatakan mahkamah konstritusi tak banyak dasar hukumnya akan tetapi selama faktanya pada negeri ini sistem itu masih diberlakukan yang sangat mengeksploitasi buruh sehingga pemerintah harus tegas menghentikan dan menghapuskannya.

nasib buruh di negeri ini baru memprihatinkan sebab perusahaan masih memberlakukan sistem buruh kontrak itu, oleh karenanya pemerintah harus tegas menghapuskannya, katanya.

Informasi Lainnya:

ia menyewa kepada pemerintah supaya menyerahkan sanksi pada perusahaan yang memberlakukan sistem outsourcing kepada buruh, ataupun buruh kontrak dan tak sesuai dengan amanat undang-undang.

selain menuntut buruh kontrak di hapus, mahasiswa dan menyewa agar buruh diberi upah bagus apalagi terhadap mereka dan bekerja selama atas masa normal yaitu dalam atas 12 jam.

eksploitasi melalui upah rendah serta tak layak serta masih terjadi padahal mereka harus berusaha di atas normal dalam 12 produk supaya perusahaan. buruh menyimpan dieksploitasi. ini harus dihentikan pemerintah, katanya.

menurut dia, pemerintah harus segera melindungi buruh melalui membayar perusahaan memberlakukan merek kerja dalam delapan produk, dan tak dulu di 12 jam agar buruh tidak lagi tereksploitasi karena buruh merupakan aset penggerak ekonomi bangsa ini oleh karenanya mesti dilindungi.

perusahaan dan harus menetapkan upah buruh dan bagus pas melalui upah minimun provinsi (ump) dan ditentukan pemerintah karena baru banyak perusahaan pada daerah ini yang tidak menyerahkan upah buruh sesuai dengan standar ump, ujarnya.

ia serta mendesak agar perusahaan supaya memberikan jaminan hari tua bagi buruh, garansi kesehatan dan bersifat wajib dan membentuk peradilan perburuhan bagi buruh dalam daerah supaya dapat mencari perlindungan hukum dari pemerintah.

moment hari buruh 1 mei ataupun disukai hari buruh sedunia mesti adalah moment untuk semakin mensejahterakan buruh, serta pemerintah untuk selalu mempunyai lapangan kerja kepada penduduk dan memberikan pendidikan serta layanan kesehatan bagi seluruh warga selama negeri ini demi peningkatan kesejahteraannya, katanya.